Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juni 2014

Sekolah Harus Siap Implementasikan Kurikulum 2013


UPI
Implementasi kurikulum 2013 di pendidikan dasar secara konsep kurikulumnya sudah digaungkan sejak tahun 2012. Ruang lingkup implementasi mencakup penyusunan dokumen (penyusunan dan pembuatan buku untuk siswa), penyediaan buku, pelatihan guru (5 hari), pendampingan guru yang dilakukan oleh pemerintah, serta pelaksanaan pembelajaran.

“Yang harus kita utamakan dalam implementasi kurikulum 2013 adalah pertama, kesiapan sekolah, kedua memberikan pelatihan kepada guru. Implementasi Kurikulum 2013 pada tahun 2013 baru tergarap 2.598 sekolah dasar, di sekolah menengah pertama tergarap 1.436 sekolah, untuk tahun 2014 dan 2015 diharapkan telah mencapai 100% dalam melaksanakan kurikulum 2013, untuk SD mencapai 147.487 sekolah, sementara untuk smp mencapai 35.597”, ujar Sri Rejeki saat memaparkan implementasi kurikulum 2013 di tahun 2014.

Sri Rejeki yang hadir sebagai narasumber Forum Dialog Pendidikan dengan tema Implementasi Kurikulum 2013, menggantikan Hamid Muhammad, M.Sc., Ph.D Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud mengatakan, pemahaman guru dalam kurikulum 2013 harus paham tentang kompetensi yaitu pemahaman tentang capaian pembelajaran, kedua harus memiliki pemahaman mengenai materi pembelajaran, lalu menguasai proses pembelajaran, serta mempunyai pemahaman penilaian pembelajaran, penilaiannya otentik, tidak boleh ditunda, hal tersebut bermuara pada pemahaman terhadap buku siswa, pemahaman terhadap buku guru, pemahaman konteks dan sumber lain.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Hotel Ibis Bandung-Trans Studio, Jln. Gatot Subroto No. 289, Bandung, menghadirkan Ketua LPMP Jawa Barat yang juga Kepala UIK Dr. Frans Masse Pakpahan, M.Sc., dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Firman Adam sebagai narasumber.

Dikatakan, “Dalam proses pendampingan terdapat tahapan perencanaan pendampingan yaitu pendataan guru sasaran, penentuan gugus/klaster, pembagian guru sasaran ke gugus/klaster, perhitungan kebutuhan guru pendamping, penentuan kebutuhan materi pendampingan, perhitungan kebutuhan pelatih pendamping, penyusunan model dan jadwal pendampingan. Proses pendampingan selanjutnya yaitu persiapan pendampingan, diantaranya rekrtuting NS penyusunan materi, rekruting pelatih pendamping, pelatihan pelatih pendamping, serta pelatihan pendampingan. Sementara itu dalam pelaksanaan pendampingan melakukan alokasi guru pendamping ke klaster dan menjadwal pelaksanaan pendampingan di gugus/klaster, satuan pendidikan oleh pendamping, satuan pendidikan oleh Kepala Sekolah sendiri), pelaporan pendampingan”.

Pengadaan buku kurikulum sendiri didanai melalui dana BOS. Skema pembiayaannya yaitu pembiayaan implementasi kurikulum 2013 pada tahun 2014, penyediaan buku mulai dari SD hingga SMA, dari semester l tahun 2014/2015 dibiayai oleh BOS dan BOS buku, sementara untuk semester ll tahun 2014/2105 dibiayai dari dana DAK dan APBD, BOS Sekolah Menengah, sementara itu untuk pelatihan guru dan pendampingan monev menggunakan dana dari APBN dan APBD.

Monitoring dan evaluasi dalam implementasi kurikulum 2013 bertujuan secara umum bertujuan untuk memastikan bahwa semua proses implementasi kurikulum berjalan sesuai dengan rencana, kemudian untuk mengetahui kendala-kendala yang terjadi yang membutuhkan penanganan segera, lalu untuk mengetahui hasil dari semua proses kurikulum meliputi, pengadaan buku, pelatihan, proses pembelajaran dan pendampingan, serta untuk mengetahui dampak kurikulum baru terhadap siswa, guru dan pengelolaan sekolah.

Sumber :
http://berita.upi.edu/2014/06/30/sekolah-harus-siap-implementasikan-kurikulum-2013/

Selasa, 27 Mei 2014

BATAN Gandeng FTI ITS Kembangkan Baterai

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk pertama kalinya bekerjasama dengan Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITS untuk mengembangkan baterai. ITS dinilai memiliki kecukupan sumber daya manusia yang kompeten untuk meneliti baterai. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pun dilakukan, Selasa (20/5). Prof Dr Evvy Kartini yang menjadi perwakilan BATAN menuturkan baterai menjadi material yang sangat penting dewasa ini. Hal itu diutarakannya lantaran hampir seluruh peralatan elektronik membutuhkan baterai sebagai sumber energi. Mulai dari telepon seluler, komputer, hingga baterai untuk mobil dan alat transportasi lainnya.

Menurut Evvy, selama ini penelitian terhadap baterai belum berkembang dengan baik di Indonesia. Hanya ada satu produsen baterai di Indonesia, sehingga Indonesia selalu memasok kebutuhan baterai dari negara lain. ''Indonesia jangan hanya menjadi user, kita harus memanfaatkan potensi yang ada di alam kita,'' ujarnya mantap.

Peneliti Utama BATAN ini menuturkan, BATAN memiliki fasilitas penelitian untuk baterai yang sangat memadai, bahkan beberapa di antara peralatan tersebut merupakan satu-satunya berada di Indonesia. Namun, BATAN tidak memilki peneliti muda yang produktif. ''Kebanyakan dari mereka sudah berumur, kami melihat potensi doktor-doktor ITS yang baru menyelesaikan studi dari Australia,'' tutur wanita yang memiliki jabatan profesor riset ini.

Keadaan yang dialami BATAN ini pun dijawab oleh Dekan FTI ITS, Dr Bambang Lelono Widjiantoro ST MT. Menurut Bambang, ITS belum memiliki peralatan laboratorium yang memadai untuk penelitian di bidang baterai seperti yang dimiliki BATAN. Sehingga tidak banyak mahasiswa yang mengambil penelitian di bidang baterai.

Dari pertemuan yang juga dihadiri oleh ahli baterai ITS, Dr Lukman Noerochim ST MSc MEng dan Nur Laili Hamidah MSc, ITS dan BATAN telah menyusun action plan dan beberapa target tertentu untuk beberapa tahun ke depan. Di antaranya mahasiswa ITS bisa belajar dan melakukan penelitian di BATAN. Selain itu, ITS dan BATAN juga berencana mempublikasikan jurnal internasional secara bersama-sama.

Tak hanya itu, kedua belah pihak juga berencana menciptakan produk baterai. ''Sehingga Indonesia memilki baterai unggul yang diproduksi di dalam negeri,'' ucap Evvy. BATAN juga berencana mengajak pakar-pakar ITS untuk berkolaborasi dalam acara tahunan BATAN, yaitu International Conference on Mathematical Science and Technology (ICMST).

Ke depan ITS dan BATAN juga berencana menginisiasi kegiatan Battery School untuk memperkenalkan teknologi baterai kepada generasi muda. Kerjasama di bidang baterai ini menurut Bambang juga dapat diterapkan dalam proyek Mobil Litrik Nasional (Molina), di mana kedua belah pihak fokus dalam meneliti kebutuhan baterainya. 
 
Sumber : https://www.its.ac.id/berita/13617/en

Panitia Umumkan Rekapitulasi SNMPTN 2014 : Jawa Timur Berada di Posisi Teratas


Setelah melakukan proses seleksi selama kurang lebih 2 bulan, Tim seleksi SNMPTN 2014 menggelar Konferensi Pers pada Senin (26/05/14) bertempat di Ruang Rapat Utama Lantai 3 Gedung D Dikti Kemendikbud, Jalan Raya Jend Sudirman Pintu I, Senanyan Jakarta pukul 15.00 WIB. Rapat yang dihadiri oleh Prof. Dr. Ganjar Kurnia, DEA sebagai ketua umum SNMPTN dan SBMPTN ini memaparkan bahwa hasil seleksi dapat dilihat secara online pada Selasa (27/05/14) di situs resmi SNMPTN 2014 dan PTN penyelenggara, kemudian secara offline pada Rabu (28/05/14).

"Dari 861.367 siswa SMA seluruh Indonesia yang mengikuti Ujian Nasional (UN), sebanyak 579.028 siswa mendaftar SNMPTN tahun ini atau sekitar 67,2%" ujar Ganjar Kurnia pada saat rapat berlangsung.Sementara itu, dari 151.164 siswa MA yang lulus sejumlah 84.916 siswa ikut mendaftar dan dari siswa SMK sebanyak 388.131, sekitar 113.592 siswa yang ikut mendaftar SNMPTN 2014. Tahun ini, panitia seleksi SNMPTN telah menerima 777.536 pelamar dari SMA/SMK dan MA.

Sementara daya tampung calon mahasiswa untuk SNMPTN 2014 berjumlah 133.406 orang. Dari keseluruhan total yang diterima, sebanyak 118.898 peserta diterima di PTN pilihan pertama atau sekitar 15.30% dan sebanyak 6.508 peserta diterima di PTN pilihan kedua atau sekitar 0.84%.

Pada SNMPTN kali ini. Seleksi dilakukan berdasarkan 3 komponen utama. Pertama indeks prestasi sekolah asal, kedua yaitu evaluasi rapor dan prestasi lainnya, dan ketiga adalah nilai murni ujian nasional. "Sehingga untuk SNMPTN tahun ini, walaupun daya tampungnya cukup banyak, namun harus memenuhi kriteria penilaian dari 3 kategori tersebut," papar Ganjar.

Dari 34 provinsi di Indonesia, persebaran siswa yang diterima pada SNMPTN mayoritas berasal dari Provinsi Jawa Timur dengan jumlah 19.215 peserta. Di posisi kedua di duduki oleh Provinsi Jawa Tengah mencapai 13.477 peserta, dan di posisi ketika di duduki oleh Provinsi Jawa Barat mencapai 10.110 peserta. Sedangkan untuk di luar jawa, Sumatera utara menduduki peringkat ke-empat sebagai 10 besar Provinsi yang banyak di terima di SNMPTN yaitu sebanyak 9.114 peserta.

Program studi yang berkecimpung dalam bidang ekonomi dan sosial rupanya masih menjadi jurusan favorit siswa peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2014. Terbukti dengan bercokolnya jurusan manajemen sebagai program studi dengan peminat tertinggi sebanyak 144.374, dilanjutkan dengan program studi Akuntansi di peringkat kedua sebanyak 110.851. Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, dan Sistem Informasi menjadi prodi terpopuler setelah Manajemen dan Akuntansi di peringkat ketiga sebanyak 97.775 peserta.

"Melihat kondisi itu, bukan berarti untuk program studi lain sepi peminat atau tak ada yang berminat. Karena data ini hanya dilihat berdasarkan peminat siswa yang ikut SNMPTN. Walaupun banyak yang mengatakan jurusan teknik susah, bukan berarti tak ada yang memilih jurusan tersebut," tutur Ganjar. "Kemungkinan siswa SMA yang ikut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) malah lebih berminat ke jurusan lain," sambungnya.

Karena SNMPTN merupakan seleksi jalur rapor yang bersifat non tes, bukan berarti ini merupakan jalur satu-satunya untuk menuju PTN yang ingin di capai. Melihat tingkat persaingan yang begitu besar pasti ada yang lolos dan juga ada yang tidak lolos. "Bagi yang tidak lolos, ada pilihan jalur lain yaitu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan Jalur seleksi Mandiri," ujar Erik (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika 2013).
 
 Sumber : http://www.itb.ac.id/news/4372.xhtml

10 Kampus Penerima Peserta SNMPTN Terbanyak!

SNMPTN 2014.

Universitas Brawijaya di Malang menjadi penerima calon mahasiswa melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) terbanyak. Unibraw menerima sekitar 6.056 calon mahasiswa baru.

Ketua Panitia SNMPTN Ganjar Kurnia mengatakan, penerimaan mahasiswa melalui seleksi masuk SNMPTN, sekitar 50 persen dari total daya tampung seluruhnya perguruan tinggi negeri. Sementara itu, sisanya dilakukan ujian tertulis Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN) serta ujian mandiri.

"Artinya, bila kita sepakat bahwa SNMPTN itu 50 persen, ini adalah 50 persennya (dari daya tampung seluruhnya). Jadi, nanti Brawijaya itu, selain SNMPTN, kurang lebih mereka akan menerima 6.000-an lagi," papar Ganjar, Senin (26/5/2014).

Sama halnya dengan Universitas Brawijaya, Provinsi Jawa Timur, yang menjadi lokasi perguruan tinggi itu juga menjadi provinsi penerima calon mahasiswa terbanyak. Jawa Timur menerima sekitar 19.215 calon mahasiswa.

Adapun 10 besar daftar perguruan tinggi penerima calon mahasiswa asal SNMPTN meliputi:
- Unversitas Brawijaya 6.056
- Universitas Haluoleo 4.019
- Universitas Sumatera Utara 3.746
- Universitas Diponegoro 3.706
- Universitas Riau 3.542
- Universitas Pendidikan Indonesia 3.397
- Universitas Negeri Semarang 3.372
- Universitas Gadjah Mada 3.240
- Universitas Sriwijaya 3.012
- Universitas Malikussaleh 2.832
 
Sumber : 
http://lipsus.kompas.com/snmptn2014/read/2014/05/27/1143528/Nih.10.Kampus.Penerima.Peserta.SNMPTN.Terbanyak.

Jumat, 23 Mei 2014

UHF RFID, Teknologi Perpakiran Baru Temuan FT UNS

Tim ICT (Information and Communication Technology) Center FT UNS mengabarkan temuan yang cukup menggembirakan khususnya untuk sistem perparkiran. Teknologi Radio Frequency Identification (RFID) dengan signal Ultra High Frequency (UHF) merupakan temuan baru yang digunakan dalam sistem perparkiran. Mekanisme teknologi ini, setiap pengendara yang masuk akan mendekatkan kartu member miliknya ke mesin pembaca, setelah itu pintu gerbang terbuka. “Sistem perparkiran yang ada di Fakultas Teknik ini merupakan prototype yang nantinya akan diimplementasikan di universitas. Perbedaan mendasar dari perpakiran pada umumnya, kita menggunakan frekuensi radio untuk mendekteksi member yang akan masuk ke dalam parkir,” jelas Yusuf Priyandari , Kepala ICT Center FT UNS.

Sistem parkir baru ini mendukung UNS menjadi green campus karena mereduksi pemakain kertas parkir. Menurut Yusuf dari hasil pengamatannya, kertas yang digunakan untuk kertas parkir setiap bulannya cukup besar. Selain itu sistem ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan kampus karena hanya orang yang memiliki kartu member saja yang bisa masuk. Sedang tamu akan diberi kartu di gerbang masuk dan mengembalikan kartu saat hendak keluar. Sistem ini memungkinkan pihak kampus mengetahui berapa jumlah kendaraan yang masuk lingkungan UNS. Kedepannya, dengan penghitungan volume kendaraan yang masuk, kampus bisa memprediksi luas lahan parkir yang dibutuhkan UNS di masa yang akan datang. Teknologi UHF RFID ini rupanya tidak hanya digunakan untuk sistem perparkiran. Yusuf menjelaskan dengan teknologi ini bisa digunakan saat presensi kehadiran di seminar-seminar. “Dengan mendekatkan kartu, mesin dapat membaca berapa peserta yang datang dalam waktu yang singkat,” ujar Yusuf. Kedepannya, tim berharap bisa mengembangkan mesin pembaca yang mampu mengidentifikasi dari sudut 360 derajad sehingga lebih efisien. Sistem UHF RFID ini siap diluncurkan dalam waktu dekat.
 
 
Sumber :
http://uns.ac.id/id/uns-update/uhf-rfid-teknologi-perparkiran-baru-temuan-ft-uns.html

Selasa, 20 Mei 2014

Ini Dia 25 Peraih Nilai UN SMA Tertinggi Bidang IPA dan IPS


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengumumkan siswa-siswi SMU peraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi. Ini dia 25 besar peraih nilai UN tertinggi di bidang IPA dan IPS.

"Jadi ini ada peringkat satu sampai dua puluh lima dari tingkat SMA yang IPA dan IPS se-Indonesia. Nah yang nilai ini, itu nilai murni UN, jadi ditotal 6 pelajaran jadinya segitu" ujar Mendikbud M Nuh di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2014).

"Kita bisa lihat wilayahnya merata dan jangan dibilang kalau di luar Jakarta nilainya jelek-jelek. Nyatanya mereka juga bisa masuk ke peringkat ini," imbuh dia.

Berikut peringkatnya:

SMA IPA

1. Ryan Aditya Moniaga 58.05 DKI SMA KANISIUS
2. Annisa Azalia Herwandani 57.65 JABAR SMA NEGERI 2 BANDUNG, KOTA BANDUNG
3. Hashina Zulfa 57.65 DIY SMA NEGERI 1 YOGYAKARTA
4. Sulistia Fitriaty 57.45 DKI SMA NEGERI 39
5. Fenita Adina Santoso 57.35 JATENG SMA NEGERI 1 PEKALONGAN
6. Felix Utama 57.30 DKI SMA KRISTEN 1 BPK PENABUR
7. A Istri Citra Larasati 57.25 BALI SMA NEGERI 1 DENPASAR
8. Alief Moulana 57.20 JABAR SMA PRIBADI, KOTA BANDUNG
9. Fitra Febrina 57.20 SUMUT SMA NEGERI 1 MEDAN
10. Ranisa Larasati 57.05 JABAR SMA NEGERI 2 BANDUNG, KOTA BANDUNG
11. Christine 56.95 SUMUT SMA SWASTA DJUWITA MEDAN
12. Santi Rahayu 56.90 DKI SMA KRISTEN 1 BPK PENABUR
13. I Kadek Dwi Putra Diatmika 56.90 BALI SMA NEGERI 1 DENPASAR
14. Dominicus Untariady 56.85 BANTEN SMA SANTA LAURENSIA
15. Samodero Mahardika Patria 56.80 DKI SMA NEGERI 78
16. Kresna Aditya Raharja 56.80 JATENG SMA KARANGTURI
17. Sri Wulan Astuti 56.80 SUMUT SMA NEGERI 2 MEDAN
18. Eveline Yuniarti 56.80 BANTEN SMA SANTA URSULA BSD
19. Gerhard Arya Wardana 56.70 DKI SMA KANISIUS
20. Ricky Gunawan 56.65 DKI SMA KRISTEN IPEKA SUNTER
21. David Tangi 56.65 SUMUT SMA SWASTA SUTOMO 1 MEDAN
22. Muhammad Fahmi Gozal H 56.65 BANTEN MA NEGERI INSAN CENDEKIA SERPONG
23. Muhammad Arif Hidayat 56.60 JABAR SMA PESANTREN UNGGUL AL BAYAN, KABUPATEN SUKABUMI
24. Dewi Sartika 56.60 SUMUT SMA SWASTA SUTOMO 2 MEDAN
25 Grace Mananda Hutabarat 56.60 BANTEN SMA KRISTEN PENABUR GADING SERPONG


SMA IPS:

1. Nur Afifah Widyaningrum 55.85 DIY SMA NEGERI 1 YOGYAKARTA
2. Rikko Sajjad Nuir 55.70 DIY SMA NEGERI 8 YOGYAKARTA
3. Afdhal Nur Muhammad Daulay 55.50 SUMUT SMA NEGERI 1 MATAULI PANDAN
4. Fauzan Alfiansyah Hasibuan 55.40 SUMUT SMA NEGERI 1 MATAULI PANDAN
5. Clara Feliciani Sesiawan 55.35 BANTEN SMA SANTA URSULA BSD
6. Utami Ratnasari 55.25 BALI SMA NEGERI 4 DENPASAR
7. Aprillia Dwi Harjanti 55.05 JATENG SMA NEGERI 1 KUDUS
8. Dinda Dea Pramaputri 54.95 DKI SMA NEGERI 70
9. Margaretha Silia Kurnia Herin 54.95 JABAR SMA NEGERI 1 DEPOK
10. Naruti Afifah 54.95 JATENG SMA NEGERI 3 SURAKARTA
11. Hillary Johnson 54.95 BANTEN SMA SANTA URSULA BSD
12. Nala Mazia 54.90 JATENG SMA NEGERI 1 MAGELANG
13. Elisabet 54.85 JABAR SMA KRISTEN 3 BINA BAKTI
14. Hendra Ripin 54.80 SUMUT SMA SWASTA PANGLIMA POLEM RANTAU PRAPAT
15. Muhammad Faizal Pradhana Putra Masemi 54.75 DKI SMA NEGERI 39
16. Anindita Nur Annisa 54.70 DKI SMA NEGERI 28
17. Sofi Nabila 54.70 DIY SMA NEGERI 3 YOGYAKARTA
18. Assyifa Szami Ilman 54.65 DKI SMA ISLAM AL-AZHAR 1
19. Ahmad Zaky Darmawan 54.60 BANTEN MA NEGERI INSAN CENDEKIA SERPONG
20. Michelle Siaril 54.55 DKI SMA KRISTEN IPEKA PURI INDAH
21. Claudia Juliana 54.55 JABAR SMA KRISTEN 1 BPK PENABUR, KOTA BANDUNG
22. Indah Rizfa Hannanah 54.40 DKI SMA NEGERI 28
23. Rizal Bintang Rahani 54.40 DIY SMA NEGERI 1 YOGYAKARTA
24. Stanisla Kostka 54.40 BANTEN SMA KRISTEN PENABUR GADING SERPONG
25. Fathia Oktaviana Fadila 54.35 DKI SMA NEGERI 28
 
Sumber : 
http://news.detik.com/read/2014/05/19/134114/2585863/10/ini-dia-25-peraih-nilai-un-sma-tertinggi-bidang-ipa-dan-ips

66 Tahun Nakba Palestina: Duka Itu Masih Menganga

ilustrasi 66 Tahun Peristiwa Nakba (Mohammed Hassona)

15 Mei 1948 diperingati sebagai peristiwa Nakba. Banyak orang yang bersimpati terhadap permasalahan Palestina, namun tak banyak yang mengetahui tentang tragedi Nakba. Nakba adalah terminologi Arab yang berarti musibah, bencana atau malapetaka. Bangsa Palestina mengenangnya sebagai momentum dan tonggak memilukan bagi perjalanan sebuah bangsa merdeka yang kini hidup di bawah kungkungan penjajahan Zionis Israel.

Sejak Deklarasi Balfour 1917 yang diajukan negarawan Inggris konservatif Arthur Balfour, jalan menuju berdirinya sebuah tanah air bagi bangsa Yahudi semakin menemukan titik terang, meski harus dibangun di atas derita bangsa Palestina. Inggris yang sejak tahun 1918 – 1948 memegang mandat (baca: menjajah) terhadap wilayah Palestina turut andil melapangkan jalan bagi Zionis Yahudi untuk mewujudkan misi besar mereka; mendirikan negara Israel di Palestina. Mimpi besar yang bahkan sudah dipropagandakan oleh pendiri gerakan Zionis, Theodor Herzl sejak tahun 1896 yang dia tulis dalam bukunya Der Judenstaat atau artinya “Negara Yahudi”, atau jauh sebelum itu ketika Napoleon Bonaparte ingin berkuasa di wilayah negeri para anbiya dan bermimpi menjadikannya tanah air bagi Yahudi.

Peneliti dan sejarawan Palestina, Dr. Muhsin Muhammad Shaleh dalam bukunya mengungkapkan, masa pemerintahan Inggris di Palestina (tahun 1918-1948) telah membuka pintu imigrasi besar-besaran bagi bangsa Yahudi. Populasi orang Yahudi di Palestina menjadi berlipat ganda. Di awal penjajahan Inggris, tahun 1918, populasi Yahudi di Palestina sekitar 55.000, namun di akhir masa penjajahannya terhadap Palestina (tahun 1918) populasi Yahudi meningkat drastis, mencapai 646.000 jiwa. Atau yang tadinya setara 8% menjadi 31% dari total penduduk Palestina (pada saat itu).

Di antara grand strategi Yahudi untuk segera menguasai wilayah Palestina adalah siasat pendudukan. Untuk itu, sejak awal orang-orang Yahudi berusaha untuk dapat menguasai sebanyak mungkin kepemilikan tanah di Palestina. Dalam hal ini, Inggris pun memiliki andil besar. Inggris memberikan kemudahan bagi orang-orang Yahudi untuk membeli tanah, mereka menguasainya dengan berbagai cara. Sesuatu yang dimasa Sultan Abdul Hamid II (Khalifah Ustmani) yang memerintah di Palestina dilarang keras. Maka, kepemilikan tanah orang Yahudi meningkat drastis. Kepemilikan tanah mereka di Palestina antara setengah juta donem (setara dengan 5.000 hektar) atau sekitar 2% dari total luas wilayah Palestina, hingga 700.000 donem (7.000 hektar) atau sekitar 6,3%.

Di bawah perlindungan penuh pasukan keamanan Inggris, Yahudi mampu mendirikan dan membangun infra-struktur dan berbagai lembaga di bidang ekonomi, politik, pendidikan, militer dan sosial. Tahun 1948 mereka telah mendirikan 292 organisasi dan membentuk pasukan militer yang memiliki persenjataan modern seperti Hagana, Urgun, Stern dan lain-lain. Jumlah keseluruhan pasukan ini lebih dari 70.000 personil dan mempersiapkan segala sesuatu untuk mendeklarasikan negara baru mereka.

Organisasi-organisasi Zionis ini tentu saja tidak sekadar dilatih tempur dan dipersenjatai. Namun pemuda-pemuda Zionis, bahkan pemudi-pemudi mereka kerap kali melakukan aksi-aksi teror terhadap rakyat Palestina, bahkan berujung dengan pembantaian, seperti: pembantaian Haifa (06 Maret 1937), Pembantaian Al-Quds (31 Maret 1937), pembantaian Balad Asy-Syeikh (6 Desember 1939), Pembantaian Babul ‘Amud ( 29 Desember 1947), Pembantaian Ramallah (Maret 1948), Pembantaian Abu Kabir (Maret 1948) dan Pembantaian Deir Yasin (9 April 1948).

Pembantaian-pembantaian di atas hanya sekelumit dari sederet pembantaian yang dilakukan oleh ekstrimis-ekstrimis Yahudi sebelum ‘Negara Zionis Israel’ didirikan pada 15 Mei 1948.

Di perkampungan-perkampungan Palestina lainnya, mereka melakukan aksi teror dan membumi hanguskan rumah-rumah dan fasilitas-fasilitas umum warga. Tercatat, ada lebih dari 500 perkampungan Palestina yang di bumi hanguskan dan dirubah menjadi perkampungan Yahudi. Hal inilah yang menjadikan tragedi kemanusiaan terbesar tahun 1948 di Palestina, dimana lebih dari 750.000 warga Palestina terpaksa meninggalkan kampung halaman mereka dan mengungsi ke wilayah-wilayah lain seperti Tepi Barat, Jalur Gaza dan beberapa negara tetangga seperti Yordania, Lebanon dan Suriah yang lebih aman dari gangguan ekstrimis-ekstrimis Yahudi.

Dari sini dengan sangat mudah kita mengetahui bahwa tahun 1948 adalah tonggak penjajahan yang sesungguhnya yang dilakukan Zionis Israel terhadap Palestina. Dan penjajahan yang dilakukan Zionis adalah penjajahan paling unik yang pernah ada di muka bumi, penjajahan yang dilakukan terhadap bangsa merdeka dan penduduk asli (Palestina) oleh entitas (Zionis) yang datang mengungsi, tidak memiliki tanah air dan negara.

Di sinilah pentingnya para politisi dan diplomat untuk mencermati peristiwa Nakba ini, bahwa pencaplokan tanah Palestina bukan diawali dari 1967, sehingga mereka harus mendukung solusi dua negara diatas tanah jajahan 1967. Penjajahan terhadap Palestina oleh Zionis (secara formal) justru telah dimulai sejak 1948. Sejak warga Palestina diteror untuk meninggalkan kampung-halaman mereka, sejak bangsa-bangsa bungkam ketika ribuan tubuh-tubuh Palestina meregang nyawa dalam gorokan pisau dan terjangan timah-timah panas dari moncong-moncong senjata para ekstrimis Yahudi. Dan sejak pertama kali ‘Negara Zionis Israel’ yang dideklarasikan tahun 1948 dibangun di atas nestapa bangsa Palestina.

66 tahun, tragedi Nakba telah berlalu. Namun dukanya belum hilang seiring bergantinya hari-hari. Nakba terus merenda nestapa; Jalur Gaza yang sudah lebih dari tujuh tahun diblokade Zionis dan menjadi penjara terbesar di muka bumi; Al Quds yang terus diyahudisasi; Masjid Al Aqsa yang seringkali diserbu oleh para ekstrimis Yahudi; ribuan tahanan Palestina yang masih mendekam diperlakukan tak manusiawi di penjara-penjara Zionis; hampir 70% bangsa Palestina hidup terlunta-lunta sebagai pengungsi, bahkan di atas gejolak sebagian negara Arab, mereka harus mengungsi dari pengungsian. Sungguh duka yang semakin menganga dan derita yang belum kunjung reda. Maka pertanyaannya, masih adakah kepedulian kita untuk mereka?

Sumber: 

Rabu, 14 Mei 2014

CHOCOHERO, Cokelatnya Para Hero


Karakter heroes dalam kemasan chocohero

Karakter heroes dalam kemasan chocoheroMeningkatnya keinginan konsumen akan produk yang memiliki efek kesehatan, melatarbelakangi 5 mahasiswa semester 6 Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang yaitu Kharis Izzul, Panji Prasetya, Galih Wiranata, Irma Yunita dan Caterine Halvi dibawah bimbingan Jaya Mahar Maligan, STP, MP dan Feronika Heppy S., STP. MP berinovasi dalam menciptakan suatu produk baru dengan efek kesehatan.

Chocohero merupakan produk berbasis dark-chocolate yang berisi konsentrat buah dengan pilihan rasa yaitu nanas, apel dan jeruk dengan taburan corn flakes untuk memberikan efek crispiness pada produk. Chocohero sebagai Immune System Booster Food mampu mencegah orang yang mengkonsumsinya mudah terserang penyakit terutama pada musim pancaroba seperti sekarang ini. Pilihan nama 'Chocohero' mencerminkan cokelat sebagai bahan dasar produk ini dan 'Hero' untuk menunjukkan manusia yang kuat. Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi Chocohero, diharapkan tubuh dapat menjadi lebih sehat dan kuat.


Chocohero, dark chocolate dengan konsentrat buahNanas sebagai salah satu isiannya banyak mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain. Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit.

Sementara Apel mengandung serat yang dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan, menghindarkan serangan diare atau konstipasi. Serat juga berguna untuk mengurangi lemak dan kolesterol tubuh. Buah ini juga mangandung antioksidan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari radikal bebas negative, melindungi mata dari penyakit katarak, menurunkan resiko terserangnya Alzheimer pada otak serta dikenal sebagai penghilang lemah dan menambah vitalitas manusia. Jeruk berkhasiat sebagai anti oksidan, menjaga sistem pertahanan tubuh, mendukung jaringan konktif, menghambat proses panuaan, dan memiliki kemampuan untuk menghancurkan batu empedu.

Selain menawarkan manfaat kesehatan pada produk, kemasan yang menarik berupa gambar-gambar karakter 'Hero' juga ditawarkan oleh Chocohero. Kemasan yang biasanya dibuang, kini dapat dikoleksi dan kumpulkan serinya. Beberapa karakter 'Hero' yang ditawarkan antara lain Spiderman, Superman, Captain America, Dare Devil, Batman, Iron Man, Kick Ass, Hello Kitty, Cat Woman, Thor, Minion dan Hulk. Harga yang dipatok untuk satu kemasan Chocohero 40 gr sangat terjangkau, yaitu Rp 6.000 berisi 4 buah chocohero.
 
 Sumber : http://prasetya.ub.ac.id/berita/CHOCOHERO-Cokelatnya-Para-Hero-14988-id.html

ITS Juara Imagine Cup 2014




Mahasiswa ITS kembali menelurkan prestasi di kancah nasional. Nurul Wakhidatul Ummah, Muhammad Rizki Habibi, Mentari Queen Glossyta, dan Fiandra Fatharani berhasil menjadi juara 1 nasional Imagine Cup 2014 kategori World Citizenship. Melalui aplikasi bernama Cakra, empat mahasiswa Jurusan Teknik Informatika ITS tersebut berhasil lolos ke World Semifinal Imagine Cup 2014.

Ide tersebut berawal dari keprihatinan mereka terhadap jumlah penderita Autisme di Indonesia yang terus meningkat. Di samping itu, biaya terapi yang mencapai angka Rp 6 juta per bulan, semakin memperkuat alasan mereka untuk merealisasikan ide tersebut. ''Ide awal memang ingin mengatasi kedua masalah tersebut,'' jelas Nurul.
Nurul melanjutkan, membuat aplikasi Cakra tidaklah mudah. Setidaknya, mereka butuh waktu hampir satu tahun untuk mengembangkannya. ''Apalagi background kami adalah IT semua. Tidak ada yang dari psikologi atau bahkan kedokteran,'' ucap mahasiswi Jurusan Teknik Informatika ini.
Diakuinya, nama Cakra sendiri diambil dari sebuah nama tempat terapi di Surabaya. ''Karena riset aplikasi ini kami lakukan di sana, maka kami memutuskan memberi nama Cakra,'' tuturnya.
Mengenai aplikasinya, Nurul mengungkapkan ada tiga menu utama yaitu diagnosa, terapi, dan laporan. Tak hanya itu, aplikasi ini juga dilengkapi teknologi interaktif yaitu berupa sensor kinect dan tombol khusus yang disebut Prompt Button alias Proton. ''Kalau cara pemakainnya mudah, tinggal colok kinect, proton, dan mouse pen. Nanti data yang masuk akan didiagnosa, lalu diterapi, dan dilaporkan hasilnya,'' rincinya.
Sementara itu, proses diagnosa digunakan yakni Autism Treatment Evaluation Checklist (ATEC). Nurul mengaku, proses diagnosa tersebut merupakan standar internasional yang cukup sulit untuk memperolehnya. ''Kami harus meminta data melalui email ke sejumlah lembaga internasional yang menangani autisme,'' akunya.
Ia menambahkan, aplikasi ini tidak hanya digunakan untuk penyandang autis saja. Tetapi juga dapat digunakan untuk anak berkebutuhan khusus lainnya seperti penderita Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), Down Syndrome, retardasi mental, dan lambat belajar.
Berkat aplikasi ini, Nurul dan rekan-rekannya sukses memenangkan berbagai penghargaan. Di antaranya juara tiga Gemastik 6 bidang perancangan perangkat lunak dan inovasi perangkat lunak. Di samping itu, mereka juga terpilih sebagai kontingen Indonesia dalam ajang World Semifinal Imagine Cup 2014.
Bagi Nurul, penghargaan yang mereka peroleh hanyalah bonus semata. Hal itu mengingat pada niat awal ke empat mahasiswa tersebut, yakni berkontribusi pada lingkungan sekitar. ''Menang kompetisi hanya bonus, yang terpenting adalah membantu penderita autis,'' ucapnya.
Di akhir, ia berharap dapat memperoleh hak paten dengan segera. Pasalnya, dengan adanya hak paten aplikasi tersebut dapat dipakai masyarakat secara luas. Untuk jangka panjangnya, Nurul dan teman-temannya berencana mengembangkan beberapa aspek. Di antaranya scan wajah, perilaku, dan suara untuk membantu psikolog dan dokter melakukan diagnosa. ''Semoga diberikan kemudahan dalam mengembangkan aplikasi ini,'' pungkas mahasiswi angkatan 2011 ini.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites